Selasa, 10 Mei 2011

DUNIA ISLAM


MUZAKIR MASAHIDO (Guru MTs Alkhairaat Kalukubula)
Hanya Ikhlas yang Bisa Menghibur

25 tahun yang silam, Muzakir Masahido, tamat dari SMA Alkhairaat Kalukubula. Ketika itu ia merantau ke Gorontalo, dengan niat ingin masuk ABRI (TNI). Namun, dikarenakan ada keterlambatan, cita-citanya itu pupus.
Ia kembali ke Kalukubula, desanya. Tidak lama di Kalukubula, ia ditawari oleh Ustad Kasman Djidin untuk menjadi tenaga teknis di MTs Alkhairaat Desa Kalukubula. Namun karena keterbatasan guru ia akhirnya dijadikan sebagai tenaga pengajar, IPS saat itu.
“Saya pertama masih tenaga administrasi 1 semester. Karena kekurangan guru, saya dipercayakan jadi guru IPS saat itu. Gaji kita masih Rp7500,” kata dia kepada Media Alkhairaat, Sabtu (7/5).
Selama ia menjadi guru, ia memang terkesan dengan sikap, disiplin dan tegas. Menurutnya, banyak orang tua kadang protes dengannya. Namun begitulah disiplin yang ditanamkannya. Dan itu juga dipahami oleh pimpinan Alkhairaat di Kalukubula.
“Tidak ada guru yang ingin menganiaya anak didiknya. Ini hanya untuk merubah kelakuan anak yang sudah berlebihan. Namun dengan aturan negara sekarang kita tidak bisa lagi sangat keras dengan anak. Tapi saya rasakan betul kita bingung bagaimana mengatur tingkah laku anak-anak saat ini,” imbuhnya.
Muzakir mengaku, hal yang paling membanggakan padanya adalah melihat anak didiknya sukses. Apalagi  anak didiknya yang telah jadi Polisi atau TNI. Bagaimana tidak, dasar-dasar disiplin dan bela negara, ialah yang menanamkannya, dalam kepramukaan yang dibinanya.
Muzakir adalah Pembina awal di gugus depan MTs Alkhairaat Kalukubula. Sejak awal dia membina pramuka MTs Alkhairaat Kalukubula sangat berprestasi di setiap moment kompitisi madrasah. Hingga berkali-kali menggondol juara umum.
Atas pengabdian itu,  pada pengajuan database 2005, namanya diajukan bersama guru non PNS lainnya di MTs itu. Ia tentunya berharap ada kenaikan jabatan kepegawaian.
Namun, tak dinyana, entah bagaimana masalah sesungguhnya. Dari semua guru yang diajukan oleh MTs Alkhairaat Kalukubula, namanya hilang di kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD).
“Guru-guru yang lain sudah diangkat. Sementara saya dengan pak Kasman setelah dicek nama kami ternyata tidak ada. Padahal kami yakin kami menyerahkan nama itu di bundel yang kami serahkan. Bundel itu diikat. Tapi tidak tau bagaimana ceritanya nama kami hilang,” katanya.
Pria 45 tahun ini mengaku, sedih dan kecewa ketika mendengar itu. Bagaimana tidak, ia bersama Kasman Djidin guru yang juga mengabdi selama 20-an tahun itu, masih juga berstatus honorer. Sementara mereka yang jauh mereka lampaui waktu pengabdiannya sudah berstatus PNS.
Hanya keikhlasan dan kecintaan kepada Alkhairaatnya menghibur mereka. Hanya saja ia berharap, ada sedikit kemauan dari pemerintah daerah, kementerian agama ataupun PB Alkhairaat peduli pada nasib mereka yang telah lama mengabdi.
“Inpassing misalnya, hanya ditujukan kepada yang S1. Kalau bisa pemda, Kemenag atau PB Alkhairaat bisa bantu kami untuk menyelesaikan studi. Saya Kuliah di Unisa, tapi saat saya mau KKN kita tidak punya biaya akhirnya ditunda terus. Kemarin, pada tanggal 2 Mei, salah satu guru honorer di Sigi diberikan tunjangan karena pengabdiannya selama 20 tahun. Mungkin sebaiknya Depag juga begitu,” akunya. (NANANG)

DUNIA ISLAM


USTADZAH AENANI 
Teladan Bagi Murid-Muridnya
USTADZAH AENANI
SABTU (7/5) lalu, Ustadzah Hj Aenani Hamzah Sunusi telah pulang ke haribaanNya. Banyak murid-murid mengenang sosok Ustadzah yang fenomenal tersebut.
Abdul Wahid salah satunya. Ketika ditemui pada pelepasan jenazah, kemarin mengungkapkan perasaannya. “Sebenarnya banyak yang tidak bisa kita ungkapkan dengan kata-kata,” kata aktivis Gerakan Pemuda Anshor ini, dengan suara serak.
Namun bagi Wahid, Ustadzah telah banyak memberikan inspirasi kepadanya. Menurutnya, Ustadzah Aenani pribadi yang membuktikan keikhlasan di Alkhairaat ini. Ia tidak pernah lelah memberikan bukti kecintaannya kepada perguruan ini.
Dalam desahan nafas yang sama, Muhammad Zen juga mengatakan demikian. Saat ditanyakan pengalamannya bersama Ustadzah. Ia terdiam dan kemudian mengungkapkan isi hatinya.
“Disini terakhir saya bicara dengan beliau, pas disini (di teras rumah Almarhum Sy Lu’lu Aljufri),” ujarnya. Ia pun terdiam sejenak. “Saya Tanya, Ustazah sekarang mengajar di mana? Dia bilang selama saya bernafas saya akan tetap mengajar di Alkhairaat,” kata Zen sambil menghela nafas ketika menirukan kata sang guru.
Rusli pun demikian. Menurutnya tidak ada orang seperti Ustadzah Aenani. Ustadzah kata dia, teladan bagi seluruh abnaulkhairaat.
Menurutnya, pengabdian selama 50 tahun mengajar bukanlah waktu yang sangat singkat. Apalagi, dia terus mengajar dari Mualimin hingga Madrasah Aliyah Alkhairaat.
Ia menambahkan, Ustadzah memang dikesankan dengan “keras”. Namun yakinlah, dari siswa yang pernah dimarahi oleh Hj Aenani, pasti tidak menaruh dendam. Malah akan rindu dengan Ustazah.
“Marahnya dia adalah kasih sayang. Kita baru sadar nanti ketika kita lulus. Semua pasti merasakan seperti itu,” imbuhnya. (NANANG)

LINTAS EKONOMI


Kadin Dorong Kontraktor Diversifikasi Usaha
PALU - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tengah terus berusaha mendorong para kontraktor di daerahnya, untuk melakukan diversifikasi usaha, khususnya di sektor ril agar tercipta lapangan usaha baru bagi masyarakat.
Wakil Ketua Kadin Sulawesi Tengah, Hardy D Yambas, kepada media ini akhir pekan lalu mengatakan, selama ini para kontraktor memacu usahanya hanya satu jenis saja, padahal masih banyak peluang investasi di sektor ril, seperti perkebunan dan pertanian yang belum disentuh.
“Para kontraktor kita ini tidak sedikit yang berduit. Kalau mereka mau melirik sector perkebunan dan pertanian, ini akan menambah lapangan kerja baru bagi masyarakat," katanya.
Kata dia, dari sejumlah pengusaha di Sulteng, hanya sedikit yang berpikir membuka usaha lain.
Menurut Hardy, untuk melakukan diversifikasi, perlu adanya semacam konsorsium yang mengakomodasi para kontraktor. Bagi pengusaha yang sudah meimilki modal lebih, perlu melakukan ekspasi ke bisang usaha lain, sehingga sector lain juga bergairah.
Selain itu, kata dia juga dibutuhkan peran dari pemerintah daerah, sebagai usaha untuk membangun sinergitas antara kalangan pengusaha dan pemerintah dalam hal kebijakan program pembangunan.
"Pemprov harus fokus kepada komoditas tertentu. Misalnya fokus di sektor perkebunan kakao dan sawit. Kebijakan dan kebijakan pemerintah kita butuhkan dalam memberikan peluang investasi di dua sektor itu," tegasnya.
Dengan terpilihnya Longki Djanggola/Sudarto sebagai gubernur Sulteng periode 2011-1016, ia berharap bisa membawa nuansa baru bagi iklum usaha di Sulteng.
"Sudah ada beberapa contoh, seperti pak Murad Husain, dulu adalah kontraktor untuk pembangunan jalan, sekarang sudah bergerak ke perkebunan sawit," katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, di sektor ril tantangan usahanya cukup besar, sebab hubungannya langsung dengan pasar, dan hanya sedikit pengusaha (kontraktor-red) yang bisa bermain di ranah itu.  (SAHRIL)
----------------------------------------------------------------------------

MESIN PEMBANGKIT STABIL
PLN Targetkan Operasi 24 Jam
MOROWALI- Kondisi kelistrikan di Kota Bungku,Kabupaten Morowali yang sempat kritis selama hampir dua pekan,kini kembali normal.Empat unit mesin pembangkit yang sebelumnya mengalami kerusakan sudah diperbaiki dan kini telah beroperasi kembali.PLN Cabang Bungku bahkan kini menambah jam operasinya  menjadi 18 jam. PLN Cabang Bungku menargetkan bulan ini,listrik di kota Bungku beroperasi selama 24 jam.
Kepala Perusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Bungku Mahfud yang dikonfirmasi via telepon selulernya Jumat (6/5)lalu  mengatakan, kondisi kelistrikan di kota Bungku sejak beberapa hari lalu sudah normal dan tidak ada lagi pemadaman bergilir.Empat unit mesin yang sebelumnya dilaporkan mengalami kerusakan,kata dia,sudah bagus dan kini beroperasi kembali. Karenanya,ia berharap masyarakat tidak perlu resah lagi karena listrik sudah normal dan tidak ada lagi pemadaman bergilir.Dan tentunya diharapkan seterusnya normal dan tidak ada gangguan lagi.
Lebih jelas Mahfud,seiring beroperasinya kembali empat unit mesin pembangkit yang sebelumnya rusak,pihaknya kini bahkan menambah jam operasi listrik.Jika sebelumnya jam operasi hanya 15 jam maka saat ini ditambah  menjadi 18 jam.Dengan demikian,pihaknya tinggal menambah enam jam operasi untuk membuat listrik di kota Bungku menjadi normal 100 persen.Mahfud mengupayakan listrik di Kota Bungku  bisa beroperasi selama 24 jam dalam waktu dekat.
‘’Karenanya saya minta kepada masyarakat Kota Bungku untuk bersabar.Kita tentu semuanya mau listrik di daerah ini normal dan bisa beroperasi siang malam seperti halnya di daerah lain.Hanya memang itu butuh waktu.Tapi kita usahakan agar secepatnya bisa merealisasikan target operasi 24 jam itu,’’kuncinya.
Beberapa pekan lalu,warga Kota Bungku diresahkan dengan terjadinya krisis listrik yang berbuntut pemadaman secara bergilir.Buntut dari pemadaman ini,ratusan warga kesal dan  mendatangi dan melempari kantor PLN Cabang Bungku di Kelurahan Marsaoleh,kecamatan Bungku Tengah.Beruntung,tidak ada kerusakan berarti dan korban jiwa dalam aksi massa ini.Pihak PLN Bungku sendiri berdalih kalau pemadaman bergilir terpaksa dilakukan setelah empat dari enam unit mesin pembangkt yang dimilikinya mengalami kerusakan.(HARIS)
------------------------------------------------------------------------------

Merpati Janji Operasi Tiap Hari
POSO - Direktur Niaga PT Merpati Air Lines, Toni Aulia Ahmad mengatakan, pihaknya bangga dengan besarnya animo masyarakat Poso termasuk Ampana dan Morowali dalam memanfaatkan jasa penerbangan pesawat merpati di bandara Kasiguncu. ‘’Kami bersyukur atas kepercayaan masyarakat terhadap kami,’’ katanya pada acara syukuran penerbangan perdana pesawat merpati di bandara Kasiguncu, pekan lalu.
Toni Aulia mengatakan, pihaknya sampai-sampai mengganti pesawat yang lebih besar lagi yakni kapasitas 54 kursi, karena  besarnya animo masyarakat menggunakan jasa penerbangan merpati di Bandara Kasiguncu Poso.
Menurutnya, pihaknya akan terus memantau perkembangan kedepan. Jika memang penumpang di Bandara Kasiguncu ini semakin hari semakin bartambah, tidak menutup kemungkinan, pesawat akan beroperasi setiap hari.
‘’Sekarang kan masih dijadwalkan tiga kali dalam sepekan. Kalau penumpan terus bertambah, pesawat akan dioperasikan tiap hari,’’ janjinya.
Masih menurut Toni, Kabupaten Poso sekarang ini semakin mengalami kemajuan. Ia berharap seiring dengan beroperasinya kembali pesawat merpati di bandara Kasiguncu akan menarik minat para investor untuk datang di Poso menanamkan modalnya. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Poso akan lebih meningkat pula.
Ia mengajak putra putri yang berada di kabupaten Poso untuk mendaftarkan diri bergabung menjadi pramugara/pramugari merpati. Saat ini katanya, pihaknya sedang membuka penerimaan pramugara/pramugari.
Wakil Bupati (Wabup) Poso, T Samsuri dalam kesempatan itu berterima kasih pada pihak PT Merpati yang mengoperasikan kembali pesawatnya dengan rute Makasar – Poso sebaliknya Poso – Makasar. ‘’Semua pejabat Poso yang akan keluar daerah akan berangkat dengan pesawat merpati di bandara Kasiguncu ini. Termasuk saya sendiri akan berangkat dari sini,’’ janjinya.(IWAN)

LINTAS DAERAH


Imam Masjid Dibekali Ilmu Penangkal Aliran Sesat
MOROWALI.Sebanyak 30 imam masjid dari empat kecamatan di kabupaten Morowali mendapat pelatihan khusus.Pelatihan ini juga sekaligus merupakan pembekalan kepada imam masjid untuk diajarkan kepada masyakarat terutama menangkal masuknya aliran  yang menyimpang atau menyesatkan.
Saat memberikan sambutan di hadapan puluhan imam masjid Minggu (8/6),Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Morowali Hj Marwiah mengatakan imam masjid mempunyai peranan penting dalam membantu pemerintah untuk menangkal masuknya kelompok-kelompok tertentu yang hendak mengajarkan aliran baru dan menyesatkan masyarakat.Sebut saja kelompok Negara Islam Indonesia (NII) yang bisa saja masuk ke wilayah kabupaten Morowali.Diakui,kabupaten Morowali letaknya sangat strategis karena berada di antara provinsi Sulawesu Tenggara dan Sulawesi Selatan sehingga bisa menjadi pintu masuknya kelompok tertentu atau aliran baru.
‘’Makanya kita harapkan imam-imam masjid yang ikut pelatihan inilah yang nantinya bertugas untuk mengajak jemaahnya untuk tidak begitu saja mempercayai dan ikut aliran atau kelompok yang menyimpang.Salah satu caranya mungkin adalah memanfaatkan waktu untuk membaca kitab suci Al quran dan rajin mengikuti pengajian dan pengkajian islam.
Marwiah menegaskan,pengkajian kitab suci alquran dan kitab-kitab lainnya untuk menambah wawasan secara mendalam memang sangat penting bagi pemimpin umat termasuk imam masjid.Agar mampu memberikan penjelasan jika muncul pertanyaan dari masyarakat.Selain imam masjid,elemen lain yang diharapkan turut membantu adalah Badan Koordinasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) dalam membina dan mengkader pemuda dan remaja masjid.Itu penting agar kelak menjadi generasi yang berguna bagi bangsa dan Negara.
Orang nomor satu di kantor kementerian agama kabupaten Morowali ini juga berpesan agar imam masjid membantu program pemerintah yakni pencanangan Gerakan Masyarakat Magrib Mengaji (GM3).
Di tempat yang sama,Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Morowali H Muh Nasir mengatakan agar para imam di kabupaten Morowali membentuk kelompok GM3 (Gerakan  Masyarakat Magrib Mengaji). Ini sebagai bentuk peran serta dalam mendukung program Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah yang telah dicanangkan beberapa waktu lalu. (HARIS)
----------------------------------------------------------------------------

Panitia dan Kontraktor Diminta Profesional 
POSO-Proses tender proyek yang saat ini tengah berjalan dilakukan panitia tender satu atap dikeluhkan sebagian kalangan kontraktor.
Hal ini dibenarkan Sekretaris Komisi III DPRD Poso, Baharuddin Sapi’i di kantornya, pekan lalu
 ‘’Banyak kontraktor yang mengeluh sama saya terkait kerja-kerja panitia tender,’’ sebutnya. 
Namun katanya, ada juga kontraktor mengeluhkan sikap kontraktor lainnya seakan tidak mengikuti ketentuan yang diberikan panitia tender. Keluhan-keluhan para kontraktor tersebut, semua ia sikapi. ‘’Makanya saya berharap kepada panitia tender termasuk para rekanan untuk professional,’’ harapnya.
Saat ini tender masih berlangsung, olehnya Bahar-demikian sapaan akrabnya-meminta panitia tender bekerja professional.
Ketua DPC PPP Poso ini mengatakan, perusahaan yang melengkapi semua persyaratan yang ditentukan wajar dimenangkan.  Selain itu rekanan juga harus memenuhi semua persyaratan yang diminta panitia. Jangan diminta kan jaminan bank tapi yang diberikan hanya jaminan asuransi, kemudian kalau diundang panitia ya harus datang. ‘’Jika ada rekanan diundang tidak datang, panitia harus bersikap tegas, jangan bersikap plin plan. Panitia harus konsisten dengan aturan yang dibuat sendiri,’’ tegasnya.(IWAN)

LOMBA SAINS TINGKAT KABUPATEN
Banggai Optimis Bisa Wakili Sulteng di Nasional
LUWUK - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Banggai laksanakan seleksi Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat kabupaten, di gedung SDN Inti Kabupaten Banggai dan diikuti 129  siswa berprestasi dari semua siswa SMP di daerah ini. .
Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) SMP Negeri 1 Luwuk, Suriati Rahman, Sabtu (7/5) lalu mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan merupakan kegiatan rutin dilaksanakan setiap tahunnya dalam mempersiapkan Lomba Sains tingkat Propinsi, Juni mendatang di Kota Palu.
Dia menyebutkan, ada empat mata pelajaran yang diperlombakan dalam lomba Sains ini yakni IPS yang diikuti 28 siswa, Matematika diikuti 38 siswa,Biologi 33 siswa dan Fisika 30 siswa.
Dia yakin, salah satu siswa dari Kabupaten Banggai  akan mewakili Provinsi Sulawesi Tengah ke tingkat nasional. (YAMIN)
----------------------------------------------------------------------------------

SUKSESKAN MOROWALI GREEN OFFICE
27 SKPD Ikut Bedah Lingkungan Tahap Pertama
MOROWALI- Sebanyak 27 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Morowali kini tengah berkompetisi dalam kegiatan Morowali Green Office (Perkantoran Hijau) 2011. Seluruh SKPD ini tidak hanya membenahi atau menata lingkungan kantornya tetapi juga berkompetisi untuk menjadi yang terbaik.
Ketua Pelaksana Morowali Green Office, Syamsuddin Tobone, awal pekan ini mengatakan kompetisi antar instansi ini merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan Morowali Green Office yang  telah memasuki tahap bedah lingkungan kantor tahap pertama.
Dalam tahapan ini,seluruh SKPD atau instansi melakukan pembenahan fisik di wilayahnya masing-masing.Pembenahan atau penataan tidak hanya dilakukan di dalam  kantor tapi juga di luar kantor.
‘’Karena penilaian nantinya tidak hanya dilihat  dari fisik luar tapi juga bagian dalam kantor.Ini dilakukan karena kita ingin melihat sejauh mana usaha,kreativitas dan kemauan pegawai di setiap instansi dalam membenahi dan menata kantornya,’’terang Syamsuddin.
Syamsuddin menambahkan, untuk mengikuti perkembangan pelaksanaan Morowali Green Office ini, tim motivator yang telah dibentuk beranggotakan empat orang setiap harinya turun lapangan melakukan monitoring.Selain memonitoring kegiatan,tim motivator ini juga melakukan koordinasi secara rutin kepada fasilitator dan kadernya yang telah ditunjuk oleh pimpinan instansinya.
Syamsuddin yang juga Ketua Forum Jurnalis Peduli Lingkungan (FJPL) Sulawesi Tengah ini berhartap, adanya kompetisi ini semua instansi atau kantor dapat memberikan penampilan terbaik dari karya fasilitator dan kader lingkungan kantor yang telah dibentuk di masing-masing kantor.
“Instansi maupun fasilitator yang terbaik nantinya akan mendapat award khusus dari Bupati Morowali H Anwar Hafid,” katanya.
Dia menegaskan, pembenahan atau penataan wilayah kantor agar menjadi bersih,indah dan nyaman ini sebenarnya dilakukan bukan hanya karena adanya kompetisi,  tetapi untuk membangun kesadaran dan perilaku pegawai akan pentingnya penciptaan kantor yang hijau,bersih dan sehat.
“Yang terpenting dalam program ini, adalah tidak berhenti bersamaan dengan selesainya jadwal program tetapi harus terus berkesinambungan dan tidak terputus,” tandasnya.(HARIS)
------------------------------------------------------------------------------ 

DIGUNCANG GEMPA
Warga Luwuk Panik
LUWUK – Warga kota Luwuk, Jumat  (6/5) lalu sekira pukul 14.46 Wita, panik saat terjadinya gempa berkekuatan 6,1 SR  kurang lebih satu menit. Warga keluar dari rumah untuk mencari tempat aman.
Saat gempa berlangsung bermacam gaya warga terlihat mengekspresikan bentuk  ketakutan mereka, mulai dari tiarap di jalan, duduk meringkuk di aspal,memeluk tiang dan ada pula yang keluar rumah dengan memegang bantal guling,
Wiri, salah seorang warga Luwuk saat ditemui mengaku sangat ketakutan atas gempa yang baru saja terjadi karena saat gempa terjadi mereka sekeluarga sedang tertidur dan tiba terbangun akibat getaran yang sangat kuat, dan langsung keluar dari rumah karena khawatir kalau rumah akan runtuh akibat gempa.
“Kami sekeluarga sedang tidur siang tapi tiba-tiba terbangun akibat getaran yang sangat keras makannya kami keluar rumah dan tidak menutup kemungkinan rumah bisa runtuh karena getarannya keras sekali,” ujarnya.
Badan Meteorologi klimateologi dan Geofisika (BMKG) Sulawesi Tengah  saat dikonfirmasi via SMS, meyebutkan gempa berada pada  0,14 Lintang Selatan (LS) dan 123,02 Bujur Timur (BT) atau sekitar 75 KM Barat Daya Kota Gorontalo dengan kedalaman sekitar 35 KM dibawah laut atau berada pada posisi sebelah timur Kabupaten Banggai.
Hingga saat ini belum diketahui apakah ada kerusakan akibat getaran gempa yang berkekuatan 6,1 SR tersebut. (YAMIN)  
------------------------------------------------------------------------------

PROGRAM PNPM
Warga Sambut Baik Pekerjaan Drainase
AMPIBABO - Pekerjaan drainase Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan ( PNPM-MP) Kecamatan Ampibabo  yang terletak di dusun satu Desa  Ampibabo  saat ini yang telah  memaskuki proses penyelesaian.
“Kami sebagai warga merasa senang karena bisa menikmati hasil program PNPM yang menyentuh langsung masyarakt dengan konstruksi begitu baik,” kata Sofian Iskandar salah seorang warga, Ahad (8/5.
Menurutnya,  program PNPM sangat tepat dipertahankan dari sejumlah program pemerintah yang ada.  
Kehadiran PNPM sebut Sofian,  selain memberdayakan kaum perempuan melalui Simpan Pinjam perempuan (SPP) ,  keberadaan PNPM saat ini  telah banyak  membantu menuju kesejahteraan  masyarakat.
”Pembangunan insfratruktur saja yang hadir di pedesaan saat ini lebih  nampak bersumber dari PNPM, “ katanya.
Sementara Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) DesaAmpibabo, Budiman M. Nur mengatakan, biaya yang diserap untuk pembuatan  drainase tersebut sebesar Rp. 107 juta lebih.
Dia menyebutkan, pekerjan  yang dilaksanakan  suplier UD Harapan Baru  tersebut  sangat sesuai dengan RAB dan Bestek dengan  melibatkan masyarakat setempat.
“Dari 500 volume drainase tersebut  masyarakat empat dusun  telah terwakili untuk bekerja  dengan sistim borong  yang terdiri dari 15 kelompok pekerja  dan 125 meter per dusun,” jelasnya .
Dia menambahkan pekerjaan itu dimulai sejak Maret 2011 itu, sudah mencapai 95 persen, dalam bulan Mei 2011 ini akan selesai dank an dilanjutkan dengan serah terima melalui Musyawarah Desa SerahTerima (MDST)  .
Ketua TPK Desa Buranga Kecamatan Ampibabo, I Gusti Lanang Putra Yasa  mengatakan,  pada bulan Mei ini  pihaknya akan melakukan MDST Gedung TK dan beronjong program PNMP 2009 yang saat ini telah rampung beberapa bulan silam. (Majid)
 -----------------------------------------------------------------

Koperasi Teluk Tomini Gelar RAT  2010
KASIMBAR  -   Koperasi  Perikanan dan Kelautan Teluk Tomini Desa Laemanta Kecamatan Kasimbar Kabupaten Parigi Moutong, akhir pekan lalu ( 7/5) menggelar  Rapat Anggota Tahunan (RAT ) tahun buku 2010.
Rapat yang dilaksanakan di Klaster Rumput Laut Laemanta Kabupaten Parigi Moutong tersebut  merupakan rapat yang pertama kali dilakukan setelah  berdiri dan terbentuk Badan Hukumnya pada tahun 2009 lalu. 
RAT tersebut dihadiri sekira 150 orang peserta dan juga dihadiri Kepala  Bidang Kelembagaan Koperasi Kabupaten Parigi Moutong , Kepala Bidang Budi Daya Rumput Laut  Kab. Parigi Moutong , Pengawas Koperasi  Kabupaten Parigi Moutong,  Pengawas Koperasi Kecamatan Kasimbar , Kepala Desa  Laemanta dan sejumlah  pengurus Koperasi Teluk Tomini.
Kepala Bidang Kelembagaan Koperasi Kabupaten Parigi Moutong, Dipan Wiraksa dalam sambutanya berharap agar Koperasi Serba Usaha ( KSU)  Teluk Tomini bisa menjadikan  salah satu Koperasi yang eksis di daerah Sulawesi Tengah Khususnya di Kabupaten Parigi Moutong.
“Koperasi ini  merupakan salah satu Koperasi yang dipercayakan pemerintah untuk diusulkan menjadi koperasi primer yang berskala besar khusu pengelola sektoril,” katanya.
Sebelumnya, Ketua Koperasi Perikanan dan Kelautan  Teluk Tomini, Darwis melaporkan inti kegiatan ini untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban neraca keuangan, kondisi koperasi secara umum dan menyampaikan  tentang aset dan barang inventaris koperasi.
Dia menambahkan,  di Kabupaten Parigi Moutong ada dua koperasi yang direncanakan akan mendapat bantuan dari Dinas Koperasi yakni Koperasi  KSU Teluk Tomini dan Koperasi Bina Sejaterah Tolai.
“Sesuai harapan pemerintah  mudah-mudahan Koperasi ini kedepan bisa bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” tandasnya. (Majid)